Salah satu penyakit pada sistem kardiovaskuler yang sering terjadi dikenal sebagai penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Penyakit tersebut amat berbahaya karena yang terkena adalah organ yang amat penting dari tubuh kita. Penyakit diatas menempati peringkat pertama di negara-negara industri maju, bahkan juga di berbagai negara yang sedang berkembang. Karena itu, kita wajib memperhatikannya dengan sungguh-sungguh. Untuk maksud tersebut perlu kita ketahui dasar-dasar bagaimana terjadi dan berkembangnya penyakit tersebut.
Penyakit jantung itu terjadi diawali dengan adanya proses penyumbatan di pembuluh arteri yang menyebabkan tidak cukupnya suplai darah ke otot jantung. Penyakit serangan jantung terjadi apabila aliran darah di dalam urat nadi koroner itu terhalang secara total, bagian otot jantung yang bersangkutan mengalami kerusakan dan ini dikenal sebagai “penyakit serangan jantung”.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh penyumbatan arteri koroner secara tiba-tiba, karena pecahnya plak lemak pada arteri koroner yang kemudian terjadi proses kombinasi. Plak lemah tersebut menjadi titik-titik lemah dari arteri itu dan cenderung untuk pecah. Pada waktu pecah di lokasi tersebut, gumpalan cepat terbentuk dan menghambat arteri secara menyeluruh serta memutuskan aliran darah ke otot jantung. Ini mengakibatkan rasa sakit dada yang hebat pada pusat dada dan menyebar sampai lengan atau leher.
Sakit dada tersebut diikuti dengan keringat dan nafas pendek. Pada serangan jantung akut pasien bisa hilang kesadarannya. Untuk mengatasi serangan jantung diadakan tindakan untuk membuka kembali saluran arteri yang buntu dengan menggunakan obat tertentu yang mampu melarutkan gumpalan yang menyumbat.
Begitu gangguan aliran darah ke otot jantung terjadi, otot jantung itu menghitam. Kalau penghentian lairan darah ke otot itu cukup lama, otot jantung akan mati dan tidak dapat pulih. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kalau darah dapat dialirkan dengan cepat ke otot jantung yang bersangkutan, otot jantung tersebut bisa pulih. Pada umumnya waktu adalah amat menentukan. Penelitian juga membuktikan bahwa pemulihan aliran darah ke otot jantung memiliki manfaat terbesar pada jam pertama serangan jantung terjadi dan dengan cepat menurun kesempatan potensi pemulihannya.


Pada keadaan tertentu saat aliran darah ke otot jantung terganggu, maka hal ini yang sering diistilahkan dengan penyakit jantung koroner. Serangan jantung terjadi jika darah ke otot jantung sudah terhalang penuh dan terjadi kematian otot jatnung karena tidak bisa memperoleh oksigen lagi. Kerusakan yang hebat akan bisa terjadi pada keadaan ini. Ada bagian otot jantung yang rusak/mati yang disebut miokard infark.
Pertolongan pertama yang bisa dilakukan oleh penderita itu sendiri :